Polis asuransi

Untuk setiap perjanjian perlu dibuat bukti tertulis atau surat perjanjian antara pihak-pihak yang mengadakan perjanjian. Bukti tertulis untuk perjanjian asuransi disebut polis.

Fungsi polis bagi Tertanggung (nasabah) adalah:
• Sebagai bukti tertulis atas jaminan penanggungan untuk mengganti kerugian yang mungkin dideritannya yang ditanggung oleh polis.
• Sebagai bukti pembayaran premi kepada penanggung.
• Sebagai bukti otentik untuk menuntut penanggung bila lalai atau tidak memenuhi jaminannya.

Fungsi polis bagi Penanggung(perusahaan asuransi) adalah:
• Sebagai bukti atau tanda terima premi asuransi dari tertanggung.
• Sebagai bukti tertulis atas jaminan yang diberikannya kepada tertanggung untuk membayar ganti rugi yang mungkin di derita oleh tertanggung.
• Sebagai bukti otentik, untuk menolak tuntutan ganti rugi atau klaim bila penyebab kerugian tidak memenuhi syarat polis.

Jadi apabila hendak membeli asuransi, hendaknya diperhatikan secara teliti apa saja keuntungan, layanan yang disediakan, dan jangan lupa untuk menyimpan bukti perjanjian asuransi (polis), agar apabila kelak ada masalah yang dihadapi bisa ditanggulangi oleh pihak asuransi

Sumber: WealthIndonesia.com

Tags: ,

Untuk komentar, pertanyaan dan permintaan ilustrasi dapat kirim ke sini.