Hasil Kegiatan Bisnis Allianz

Asuransi umum yang merupakan bagian terbesar dari portofolio bisnis Allianz, memperlihatkan hasil yang stabil di sepanjang tahun kemarin. Pendapatan premi meningkat tipis, dari 43,2 milyar Euro menjadi 43,4 milyar Euro (penyesuaian dari adanya pemindahan portofolio bisnis asuransi kesehatan milik AGF menjadi portofolio asuransi jiwa/kesehatan). Pertumbuhan internal sebesar 1,7%. Keuntungan operasional mencapai 5,6 milyar Euro, yang merupakan penurunan sebesar 10% bila dibandingkan dengan pencapaian tahun 2007. Rasio gabungan (combined ratio) Allianz di tahun 2008 mencapai 95.1%, sementara di tahun sebelumnya mencapai 93.6%. Sebagai hasil dari diterapkannya program efisiensi walaupun terjadi efek penurunan harga, kenaikan rasio gabungan sebesar 1,5% masih tetap lebih rendah daripada kenaikan nilai rasio klaim.

“Jika dibandingkan dengan situasi pasar yang bergejolak saat ini, bisnis Asuransi Umum memberikan hasil yang baik sekaligus juga mempertahankan rasio gabungan yang stabil. Hal ini sekali lagi menjadi bukti nyata dari adanya konsistensi kebijakan underwriting,disiplin dalam penetapan harga dan peningkatan efisiensi kami,” demikian dijelaskan oleh Helmut Perlet, Chief Financial Officer Allianz SE.

Dari sisi bisnis Asuransi Jiwa dan Kesehatan, terdapat penurunan premi sebesar 9,7% di tahun 2008, dari 49,4 milyar Euro menjadi 45,6 milyar Euro. Sementara permintaan akan produk-produk asuransi jiwa tradisional mengalami sedikit peningkatan, produk-produk unitlink maupun penjualan-penjualan melalui Bancassurance sangat terpengaruh. Keuntungan operasional menurun dari level 3 milyar Euro di tahun 2007 menjadi 1,2 miyiar Euro di tahun 2008. Selain akibat turunnya hasil investasi, penurunan ini juga disebabkan oleh kondisi pasar yang sangat sulit di Amerika Serikat.

“Meskipun penurunan hasil investasi dari asuransi jiwa tidaklah mengejutkan kita dalam situasi pasar yang tidak stabil ini, namun ternyata cukup tinggi pada kuartal ke empat. Namun laba operasional sebesar 1,2 milyar Euro memperlihatkan bahwa kita memiliki substansi yang cukup untuk mengakomodasi fluktuasi di pasar,” ungkap Helmut Perlet.

Manajemen Aset harus berjuang menghadapi perkembangan pasar modal yang sangat sulit dan tidak dapat diperkirakan selama 2008, yang bahkan menjadi lebih parah di kuartal ke empat. Laba operasional turun sebesar 32 persen menjadi 926 juta Euro di tahun 2008, dibandingkan dengan 1,4 milyar Euro di tahun sebelumnya. Ini disebabkan oleh penurunan nilai pasar dari aset yang dikelola yang mengurangi jasa pengelolaan (fee) bersih dan pendapatan komisi yang lebih rendah terhadap investasi yang didistribusikan.

Aset pihak ketiga yang dikelola naik sebesar 14 milyar Euro untuk bisnis pendapatan tetap di tahun 2008, sementara ada penurunan sebesar 70 milyar Euro untuk bisnis ekuitas. Penurunan di bisnis ekuitas karena disebabkan oleh nilai valuasi pasar yang lebih rendah dan kecenderungan global untuk mengurangi investasi di ekuitas. Secara keseluruhan, Aset pihak ketiga yang dikelola sebesar 703 milyar Euro di akhir tahun, dibandingkan dengan 765 milyar Euro pada tahun sebelumnya.

Tags: , , , , , , ,

Untuk komentar, pertanyaan dan permintaan ilustrasi dapat kirim ke sini.