Banjarmasin, KP - Selain telah memiliki sejumlah Perbankan Syariah, Banjarmasin kini telah memiliki Asuransi Allianz Life Indonesia karena potensi kota ini besar dalam bisnis asuransi syariah dengan penduduk mayoritas muslim.
Wakil Gubernur Kalsel, H Rosehan NB, pada peresmian gedung baru Allianz di kawasan Jalan A.Yani Km 4,5 Selasa (09/6), mengatakan Pemprov Kalsel berharap kehadiran Allianz di Kota Seribu Sungai mendapat angin segar bagi warga Kalsel, walaupun diakuinya kesadaran untuk itu masih tergolong rendah.
Dalam sambutannya di hadapan President Director Allianz, Jens Reisch asal Jerman serta Agency Director Banjarmasin, Ricko Trisno, Rosehan juga mengatakan hubungan pribadinya dengan produk asuransi. “Saya pribadi sudah masuk asuransi Allianz bukan barang baru,” ucap Wagub disambut aplaus ratusan undangan yang hadir.
Lebih lanjut Wagub mengungkapkan, jika melihat pertumbuhan ekonomi Kalsel sangat baik yakni tumbuh sekitar 4 persen ini merupakan gejala yang positif bagi perkembangan asuransi yang ada di banua ini.
Dijelaskan Wagub, perkembangan asuransi memang masih berjalan tidak terlalu signifikan karena asuransi dianggap bukan suatu kebutuhan, padahal manfaatnya sangat besar untuk perkembangan di hari tua.
“Tetapi seiring dengan perkembangan zaman maka asuransi akan menjadi suatu kebutuhan mutlak di era globalisasi ini,” ujar Rosehan.
Menurut President Director Allianz, Jens Reisch, Asuransi Syariah Allianz tidak hanya di Asia tetapi sudah mendunia seperti Arab Saudi, Dubai serta Bahrain.
“Di Asia, Allianz merupakan pertama yang menerapkan syariah dengan pertumbuhannya naik sekitar 15 persen lebih,” ujar Reisch dalam Bahasa Indonesia lancar.
Setiap tahun Allianz mengeluarkan premi sekitar 34 triliun sedangkan secara nasional hampir mencapai angka Rp950 milyar lebih sampai April 2009 ini.
“Saya, optimis di tengah krisis global finansial ini Allianz kembali akan melampaui target dari tahun sebelumnya, karena produk yang ditawarkan sangat variatif dan beragam sehingga disukai,” jelasnya.
Lebih lanjut Reinsch asal Munich, Jerman ini mengatakan, Allianz memiliki 45 cabang yang terdapat di kota besar di Indonesia yang didukung lebih dari 12.000 sales force.
“Yang cukup menggembirakan di tengah krisis global finansial ini bisnis Allianz bahkan naik hingga 15 persen lebih, bahkan hingga bulan Juni 2009 belum ada terasa lagi dampak krisis ini,” pungkasnya yakin.
Dijelaskan, Allianz memulai bisnis perwakilan sekitar tahun 1981, dan sejak tahun 1989 Allianz mendirikan perusahaan umum serta memasuki bisnis asuransi kesehatan dan dana pensiun.
(Sumber : Kalimantan Post edisi Kamis, 11 Juni 2009)
Tags: Allianz Syariah, Asuransi Kesehatan, Asuransi Syariah, Basis Syariah, Krisis Financial, Krisis Global, Perbankan Syariah
